RESENSI NOVEL KETIKA CINTA BERTASBIH

RESENSI NOVEL

KETIKA CINTA BERTASBIH

Fokus dari kemaren ane sharing tentang resensi novel, mungkin bagi ini sangat berguna bagi kalian. Novel yang kali ini ane share yaitu novel “Ketika Cinta Bertasbih” Karya Habiburahman El Shirazy dimana sebelumnya Pengarang membuat novel yang fenomenal yang selanjutnya di angkat menjadi sebuah Film yaitu “Ayat-Ayat Cinta” begitupun dengan novel Ketika Cinta Bertasbih yang kemdian diangkat menjadi Serial Film.

Berikut potongan sinopsisnya :

Cerita dalam novel ini dimulai dengan sesosok lelaki yang kuliah di Cairo Mesir di bernama Azzam. Azzam adalah seorang mahasiswa yang berprestasi, pada awal semesternya dia mendaftarkan nilai yang sangat baik, tetapi baru beberapa semester  Azzam melaksanakan kuliah, ayahnnya meninggal dunia. Oleh karena itu ia berpikir untuk menunda terlebih dahulu pendidikannya. Dia telah memutuskan untuk berbisnis tempe dan bakso.

Sore hari, Azzam dimintai bantuan oleh Elliana untuk membuat Nasi Timbel Solo selama 6 hari dalam acara Pekan Promosi Wisata. Elliana adalah putri dari Dubes Indonesia di Cairo. Azzam sangat menyukai Elliana jika berada disampingnya dia merasa dag-dig-dug. Tetapi dia sadar, kalau cintanya itu membuat dia merasa jijik kepada dirinya sendiri, karena dia dulu mengharapkan wanita muslim yang memakai Jilbab dan taat beragama, tetapi dia malah mencintai wanita yang sebaliknya.

Beberapa waktu berlanjut,  pak Ali supir dari Dubes Indonesia di Cairo menceritakan sesosok wanita yang sangat Azzam inginkan dari karakter wanita tersebut dia adalah Anna Althafunnissa. Azzam disuruh oleh pak Ali untuk menemui paman dari Anna Althafunnissa yaitu Ustadz Mujab.

Petang itu setelah shalah Maghrib, Azzam bertemu dengan Ustadz Mujab, dia menceritakan semua maksud menemuinya. Ustadz Mujab meraasa kaget darimana Azzam mengetahui tentang Anna Althafunnissa, diapun mengatakan kepada Azzam bahwa Anna sudah lebih dahulu di pinang oleh Furqon, sahabat Azzam sendiri. Azzam pun merasa kecewa dan lebih kecewannya ketika dia dibanding-bandingkan dengan Furqon, dia merasa sangat sakit hati.

Setelah kejadian itu Azzam menjadi lebih bersungguh-sungguh untuk mengembangkan usahanya, supaya orang tidak memandangnya sebelah mata.

Azzam merasa rindu kepada kampung halamannya, sangat senangnya ketika dia mendapatkan surat dari adiknya yaitu Ayatul Husna. Husna menceritakan dirinya dan adiknya sudah sukses dan hidup berkecukupan. Husna meminta kepada Azzam untuk menyelesaian pendidikannya, karena sudah merasa sangat rindu karena sudah 9 tahun tidak berjumpa, Azzam pun menangis ketika membaca surat itu.

Akhirnya Azzam bisa menyelesaikan kuliahnya pada tahun ini dengan predikat Jayyid/Benar. Diapun ingin segera bertemu dengan kelkuargnya itu. Dia langsung memesan tiketnya kepada Nasir, lebih membuat dia senang lagi ia langsung mendapatkan pekerjaan sesampainya di tanah air.

DOWNLOAD

JANGAN LUPA SHARING KE JEJARING SOSIAL KALIAN

DAN BERIKAN KOMENTAR YANG MEMBANGUN

About these ads

About ndrahunter10

Be My Self

Posted on November 16, 2012, in Artikel, Other Information and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 196 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: